Berita / Artikel

Info faktual secara lengkap tentang kegiatan perusahaan kami.

Ecofren Launching Press Conference

26/02/2019 | Create By Alvin Sehonamin

Jakarta, 21 Februari 2019 -- PT. Arah mengundang para rekan-rekan media beserta dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, untuk memperkenalkan produk terbaru kami, yang bernama ECOFREN. Acara ini dibuka oleh Gufron Mahmud selaku Direktur Utama PT. Arah Environmental Indonesia.

ECOFREN adalah solusi terpadu pengelolaan limbah b3 dan sampah sejenis domestik. Dengan cakupan...

Selengkapnya

Jakarta, 21 Februari 2019 – PT Arah Environmental Indonesia (PT Arah), penyedia solusi terpadu pengelolaan limbah dan sampah yang tersertifikasi, hari ini memperkenalkan ECOFREN, sebuah solusi pengelolaan limbah dan sampah secara terpadu khusus untuk segmen bisnis dan sarana komersial. Solusi ini mencakup perencanaan, perlengkapan dan pengemasan, pengangkutan, pengolahan, pelatihan...

Selengkapnya

Ini Alasan Baterai Bekas Tidak Boleh Dibuang Sembarangan

28/03/2019 | Create By Alvin Sehonamin

Setiap rumah tangga pasti menggunakan baterai untuk keperluan sehari-hari yang akan menghasilkan sampah baterai atau baterai bekas, sampah baterai sesungguhnya termasuk sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Namun, masih banyak yang belum mengetahui bagaimana bahaya baterai bekas tersebut. Sehingga ketika sudah tidak terpakai langsung dibuang ke tempat sampah, bercampur dengan...

Selengkapnya

Smartphone Bekas jadi Bahan Utama Medali Olimpiade

05/05/2019 | Create By Alvin Sehonamin

Tahun depan, Jepang akan menjadi tuan rumah dari perhelatan olahraga skala internasional yakni Olimpiade Tokyo 2020. Berbagai persiapan dilakukan oleh Negeri Sakura, salah satu yang menarik perhatian dunia adalah mengubah smartphone bekas menjadi medali olimpiade.

Panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 berkomitmen akan menggunakan materi daur ulang dari smartphone bekas dan sampah elektronik lain untuk...

Selengkapnya

Cegah Dampak Bahaya Lampu Merkuri Beralih ke LED

09/05/2019 | Create By Administrator

Meningkatnya penggunaan lampu pendar tak hanya mendatangkan kekhawatiran bagi lingkungan, tetapi juga manusia sebagai penghuninya. Betapa tidak, di dalam setiap lampu pendar terdapat 5 milligram mercury, baik berbentuk uap atau bubuk. Merkuri ini sendiri merupakan bahan kimia yang sangat berbahaya bagi metabolisme tubuh manusia.

Uap raksa ini adalah neurotoksin, atau racun yang...

Selengkapnya